Pengenalan Teknologi Digital Dan Manfaatnya
Teknologi digital dapat dikatakan sebagai teknologi yang berbasis digital.
Teknologi digital, khususnya dalam hal ini representasi digital telah cukup
banyak mendominasi teknologi secara keseluruhan dibandingkan representasi
analog. Meskipun demikian, masih tetap ada tempat bagi representasi analog
dalam dunia teknologi saat ini. Membicarakan teknologi digital, tentu tak lepas
dari perkembangan teknologi dalam bidang elektronika yang sangat pesat. Hal ini
bermula dari penggunaan komponen tabung hampa, berlanjut kepada komponen
diskrit ( semisal dioda dan transistor ), dan kini telah menggunakan sistem
digital dalam peralatan berbasis digital atau peralatan digital sebagai media
penyajian data ataupun informasi. Penyajian informasi dalam peralatan digital
yang ditampilkan merupakan susunan angka-angka yang dinyatakan dalam bentuk
digital ( berupa hasil dari satu atau beberapa rangkaian logika ).
Representasi analog dan representasi digital ialah bagian representasi numerik,
yang merupakan representasi yang senantiasa berhubungan dengan kuantitas.
Representasi numerik atau kuantitas selalu diterapkan di hampir semua bidang,
baik berhubungan dengan berbagai disiplin ilmu dan pengetahuan, dunia bisnis,
teknologi, maupun dalam kehidupan sehari-hari. Dalam representasi numerik, ada
yang bersifat kontinue dan diskrit. Representasi numerik yang bersifat kontinue
memiliki karakter khas berupa deretan nilai yang tidak terputus dengan tidak
ada perubahan sesaat atau dapat dikatakan berupa hubungan yang mulus dan
representasi ini biasa diterapkan pada representasi analog. Sedangkan
representasi numerik yang bersifat diskrit memiliki karakter khas berupa sebuah
deretan nilai yang tidak kontinue atau dapat dikatakan berupa pemisahan ke
dalam segmen atau bagian yang berbeda dan representasi ini biasa diterapkan
pada representasi digital.
Pada representasi analog, suatu kuantitas biasa diwakili oleh gerakan meter
kontinuitas yang proposional, yang sebanding dengan nilai kuantitas tersebut
dan sebagai cara untuk merepresentasikan kuantitas fisik, seperti kenaikan dan
penurunan suhu pada thermometer analog, gerakan jarum penunjuk kecepatan pada
spidometer, dan gerakan jarum penunjuk tegangan dan arus pada voltmeter dan
amperemeter. Sedangkan pada representasi digital, suatu kuantitas biasa
diwakili secara tidak proposional dan dapat diwakili oleh lambang yang disebut
digit sebagai suatu cara untuk merepresentasikan kuantitas fisik dengan deretan
bilangan biner dan penunjukan digital hanya dapat memiliki nilai diskrit
tertentu, seperti jam digital yang menampilkan waktu dalam format digital,
thermometer digital yang menampilkan suhu dalam format digital, dan voltmeter
dan amperemeter yang menunjukan nilai besaran tegangan dan arus dalam format
digital.
Representasi numerik, khususnya representasi digital, merupakan salah satu
bagian dari perkembangan teknologi digital yang sedemikian pesat dan hal ini
tak lepas dari suatu sistem yang dinamakan sistem digital. Tanpa adanya sistem
digital, teknologi digital tidak dapat berkembang seperti ini sehingga sistem
digital memiliki pengaruh yang besar dalam berkembangnya teknologi digital itu
sendiri. Sistem digital dapat diartikan sebagai suatu sistem yang berfungsi
untuk mengukur suatu nilai atau besaran yang bersifat tetap atau tidak teratur
dalam bentuk diskrit berupa digit-digit atau angka-angka, semisal bilangan
integer atau pecahan. Sistem digital pun memiliki pengertian lain yang serupa,
yaitu suatu sistem elektronika yang setiap rangkaian penyusunnya melakukan
pengolahan sinyal diskrit, sistem ini terdiri dari beberapa rangkaian
digital/logika, komponen elektronika, dan elemen gerbang logika untuk suatu tujuan
pengalihan tenaga/energi.
Sistem digital sebagai bagian dalam perkembangan teknologi digital, memiliki
bagian yang tidak kalah penting dan bagian itu ialah rangkaian elektronika.
Rangkaian elektronika dapat dikatakan sebagai suatu kesatuan dari berbagai
komponen baik pasif maupun aktif yang membentuk suatu fungsi pengolahan sinyal
dan berdasarkan sifatnya sinyal diolah, ada 2 jenis rangkaian elektronika,
yaitu :
a) Rangkaian analog : rangkaian elektronika yang
mengolah sinyal listrik kontinu
b) Rangkaian digital : rangkaian elektronika yang
mengolah sinyal listrik diskrit
Untuk sistem digital, rangkaian digital yang diterapkan dan
digunakan pada sistem. Rangkaian digital ialah suatu kesatuan dari berbagai
komponen elektronika yang bersifat pasif ataupun aktif yang membentuk suatu
fungsi pemrosesan sinyal digital. Rangkaian digital dapat dikatakan sebagai
rangkaian logika karena berbagai komponen elektronika yang bersifat pasif
ataupun aktif tersebut membentuk elemen logika dan bentuk elemen logika
terkecil ialah gerbang logika. Gerbang logika memiliki pengertian, yaitu suatu
kesatuan komponen elektronika yang bersifat pasif dan aktif yang dapat
melakukan operasi AND, OR, NOT.
Sebenarnya, selain adanya sistem digital, ada pula sistem analog, namun
teknologi digital masa kini condong lebih memilih menggunakan sistem digital di
hampir semua aspek teknologinya dibandingkan dengan sistem analog. Alasan yang
melatarbelakangi, yaitu :
a) Sistem digital secara umum lebih mudah
dirancang.
b) Proses menyimpan informasi lebih mudah.
c) Menghasilkan ketelitian lebih besar.
d) Operasi dapat diprogram.
e) Untai digital lebih kebal terhadap derau (
noise ).
f) Lebih banyak untai digital dapat dikemas dalam
keping IC.
Alasan di atas tersebut pula yang menyebabkan teknologi digital
dapat berkembang dengan pesat. Adapun alasan lain yang serupa dengan alasan di
atas yang menyebabkan teknologi digital begitu berkembang ( karena menerapkan
sistem digital ), yaitu :
a) Memiliki kemampuan pemrograman yang lebih
mudah.
b) Memiliki kecepatan berupa debug IC complete
complex digital yang dapat memproduksi sebuah keluaran/output lebih kecil dari
2 nano detik ( satu nano detik sebanding dengan satu per satu miliar detik ).
c) Memiliki sifat ekonomis bila dilihat dari
aspek biaya pembuatan IC. Biaya pembuatan IC akan menjadi lebih rendah akibat
pengulangan dan produksi massal dari pengintegrasian jutaan elemen logika
digital pada sebuah chip miniature tunggal.
d) Memiliki kemampuan mereproduksi sinyal yang
lebih baik dan akurat.
e) Memiliki reliabilitas yang lebih baik dengan
derau ( noise ) yang lebih rendah akibat dari immunitas yang lebih baik.
f) Mudah didesain dengan tidak memerlukan
kemampuan matematika khusus untuk memvisualisasikan sifat-sifat rangkaian
digital sederhana.
g) Memiliki fleksibilitas dan fungsionalitas yang
lebih baik.
Bentuk gelombang sinyal yang dihasilkan oleh suatu sistem
digital yang berasal rangkaian digital yang diterapkan pada sistem berupa
bentuk gelombang sinyal digital. Sistem digital sendiri hanya dapat mengenal
dua kuantitas untuk mewakili dua kondisi yang ada dan dua kuantitas tersebut
disebut dengan logika. Pada logika 1 mewakili kondisi hidup dan logika 0
mewakili kondisi mati sehingga bentuk gelombang ( sinyal digital ) pada sistem
digital hanya mengenal dua arah, yaitu logika 1 dan logika 0.
Salah satu bentuk nyata sederhana dari teknologi digital, yakni papan display
billboard yang menampilkan tulisan bahkan gambar yang bergerak sebagai
pengumuman, iklan, bahkan ucapan selamat datang atau selamat jalan yang sering
terpampang di tepi jalan raya. Selain, papan display billboard, penerapan
teknologi digital dimanfaatkan oleh kamera digital, lalu jam digital, telepon
genggam, komputer, laptop, papan pengumuman bergerak LED, dan alat-alat yang
biasa kita temui sehari-hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar