Senin, 13 Mei 2013

Mesin perkakas Scrap

Mesin perkakas
Mesin Perkakas Manual
Mesin perkakas adalah alat mekanis yang ditenagai, biasanya digunakan untuk mempabrikasi komponen metal dari sebuah mesin. Kata mesin perkakas biasanya digunakan untuk mesin yang digunakan tidak dengan tenaga manusia , tetapi mereka bisa juga di gerakan oleh manusia bila dirancang dengan tepat. Para ahli sejarah teknologi berpendapat bahwa mesin perkakas sesungguhnya lahir ketika keterliabtan manusia dihilangkan dalam proses pembentukan atau proses pengecapan dari berbagai macam peralatan. Mesin bubut pertama dengan kontrol mekanis langsung terhadap alat potongnya adalah sebuah bubut potong ulir bertahun 1483.[1] .Mesin bubut ini membentuk aliran ulir pada kayu.
contoh dari mesin perkakas adalah :
1.Mesin Bubut
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhvRa3-xByIPsmgXwZLyVbxvqnZ4VBfwjND7L9IWBOjDXeReOgBWC2GREBEYCXFzEI6y-X3UciZ8N_2l-VfV9KnAsUoobammOsY7U7Ji3IIMvI5syEANap5SQ1juEt6lvmXHiNxgsIgniA/s1600/bubut.jpg
Mesin Bubut adalah suatu Mesin perkakas yang digunakan untuk memotong benda yang diputar. Bubut sendiri merupakan suatu proses pemakanan benda kerja yang sayatannya dilakukan dengan cara memutar benda kerja kemudian dikenakan pada pahat yang digerakkan secaratranslasi sejajar dengan sumbu putar dari benda kerja. Gerakan putar dari benda kerja disebut gerak potong relatif dan gerakkan translasi dari pahat disebut gerak umpan.
Dengan mengatur perbandingan kecepatan rotasi benda kerja dan kecepatan translasi pahat maka akan diperoleh berbagai macam ulir dengan ukuran kisar yang berbeda. Hal ini dapat dilakukan dengan jalan menukar roda gigi translasi yang menghubungkan poros spindel dengan poros ulir.
Roda gigi penukar disediakan secara khusus untuk memenuhi keperluan pembuatan ulir. Jumlah gigi pada masing-masing roda gigi penukar bervariasi besarnya mulai dari jumlah 15 sampai dengan jumlah gigi maksimum 127. Roda gigi penukar dengan jumlah 127 mempunyai kekhususan karena digunakan untuk konversi dari ulir metrik ke ulir inci.


2.Mesin Frais
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1M081SVDRRdWBCjHyy4cn-oggJhSEGShrukiJuOJdUl2Fv6N9eraEEIWyq7qIwfXJM1HwZ90MLYj20Qpoi-_M5KWKt2hJAobBcdXyHNAdbCK8fLteI0XoJMZHAi2T60P-JLXzF_VXn_Q/s320/a.JPG

Pengertian Mesin Frais

Mesin frais adalah mesin tools yang digunakan secara akurat untuk menghasilkan satu atau lebih pengerjaan permukaan benda dengan menggunakan satu atau lebih alat potong. Benda kerja dipegang dengan aman pada meja benda kerja dari mesin atau dalam sebuah alat pemegang khusus yang dijepit atau dipasang pada meja mesin. Selanjutnya benda kerja dikontakkan dengan pemotong yang bergerak maju mundur. Mesin frais merupakan mesin potong yang dapat digunakan untuk berbagai macam operasi seperti pengoperasian benda datar dan permukaan yang memiliki bentuk yang tidak beraturan, roda gigi dan kepala baut, boring, reaming. Kemampuan untuk melakukan berbagai macam pekerjaan membuat mesin frais merupakan salah satu mesin yang sangat penting dalam bengkel kerja. (Stefford, 1986)
Mesin frais adalah yang paling mampu melakukan banyak tugas dari segala mesin perkakas. Permukaan yang datar maupun berlekuk dapat dimesin dengan penyelesaian dan ketelitian istimewa. Pemotong sudut, celah, roda gigi dan ceruk dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai pemotong. Pahat frais, pelumas
lubang dan bor dapat dipegang dalam soket arbor dengan melepaskan pemotong dan orbor. Karena semua gerakan meja mempunyai penyetelan mikrometer, maka lubang dan pemotongan yang lain dapat diberi jarak secara tepat. Operasi pada umumnya yang dilakukan oleh sekrap, kempa gurdi, mesin pemotong roda gigi dan mesin pelumas lubang dapat dilakuan pada mesin frais. Mesin ini membuat penyelesaian dan lubang yang lebih baik sampai batas ketelitian dengan jauh lebih mudah dari pada sekrap. Pemotongan berat dapat diambil tanpa banyak merugikan pada penyelesaian atau ketepatannya. Pemotonganya efesien pada gerakannya dan dapat dipakai untuk waktu yang lama sampai perlu diasah kembali. Dalam kasus pada umumnya, benda kerja diselesaikan dalam satu lantaran dari meja. Keuntungan ini ditambah dengan ketersediaan dari pemotogan yang sangat beraneka ragam membuat mesin frais sangat penting dalam bengkel dan ruang perkakas. (B.H. Amstead, 1981)

3.Mesin Skrap
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhYwblds6SrHgxNg-TCtxww3j1uV2Gqi2_tbfSedirWdlia9ZL2ThEMGZ3lDjtbzGkjLWzEg0pYIQasCPRYADVC_NgMSXTYuboug7vZtcsyb5Gt9M9NnNg-6Ccgf9_NHVbjt9XS4pQcFdc/s1600/index.jpg

Mesin sekrap (shaping machine) disebut pula mesin ketam atau serut. Mesin inidigunakan untuk mengerjakan bidang-bidang yang rata, cembung, cekung,beralur, dan lain-lain pada posisi mendatar, tegak, ataupun miring. Mesin sekrapadalah suatu mesin perkakas dengan gerakan utama lurus bolak-balik secara vertikalmaupun horizontal.Prinsip pengerjaan pada mesin sekrap adalah benda yang disayat atau dipotongdalam keadaan diam (dijepit pada ragum) kemudian pahat bergerak lurus bolak-balikatau maju mundur melakukan penyayatan. Hasil gerakan maju mundur lenganmesin/pahat diperoleh dari motor yang dihubungkan dengan roda bertingkat melaluisabuk (belt). Dari roda bertingkat, putaran diteruskan ke roda gigi antara dan dihubungkanke roda gigi penggerak engkol yang besar. Roda gigi tersebut beralur dan dipasangengkol melalui tap. Jika roda gigi berputar maka tap engkol berputar eksentrikmenghasilkan gerakan maju mundur lengan. Kedudukan tap dapat digeser sehinggapanjang eksentrik berubah dan berarti pula panjang langkah berubah. 

Mesin Sekrap dan Jenis-jenisnya :
1 Jenis-Jenis Mesin Sekrap


a.Mesin sekrap adalah mesin yang relatif sederhana. Biasanya digunakan dalam ruangalat atau untuk mengerjakan benda kerja yang jumlahnya satu atau dua buah untuk proto-type (benda contoh). Pahat yang digunakan sama dengan pahat bubut. Proses sekraptidak terlalu memerlukan perhatian/ konsentrasi bagi operatornya ketika melakukanpenyayatan. Mesin sekrap yang sering digunakan adalah mesin sekrap horizontal. Selainitu, ada mesin sekrap vertikal yang biasanya dinamakan mesin slotting/slotter. Prosessekrap ada dua macam yaitu proses sekrap (shaper) dan planner. Proses sekrap dilakukanuntuk benda kerja yang relatif kecil, sedang proses planner untuk benda kerja yang besar.a. Mesin sekrap datar atau horizontal (shaper)Mesin jenis ini umum dipakai untuk produksi dan pekerjaan serbaguna terdiri atasrangka dasar dan rangka yang mendukung lengan horizontal.Benda kerja didukung pada rel silang sehingga memungkinkan benda kerja untukdigerakkan ke arah menyilang atau vertikal dengan tangan atau penggerak daya.Pada mesin ini pahat melakukan gerakan bolak-balik, sedangkan benda kerjamelakukan gerakan ingsutan. Panjang langkah maksimum sampai 1.000 mm, cocokuntuk benda pendek dan tidak terlalu berat.

b. Mesin sekrap vertikal (slotter)Mesin sekrap jenis ini digunakan untuk pemotongan dalam, menyerut dan bersudutserta untuk pengerjaan permukaan-permukaan yang sukar dijangkau. Selain itu mesinini juga bisa digunakan untuk operasi yang memerlukan pemotongan vertikal
. Gerakan pahat dari mesin ini naik turun secara vertikal, sedangkanbenda kerja bisa bergeser ke arah memanjang dan melintang. Mesin jenis ini jugadilengkapi dengan meja putar, sehingga dengan mesin ini bisa dilakukan pengerjaanpembagian bidang yang sama besar.c. Mesin plannerDigunakan untuk mengerjakan benda kerja yang panjang dan besar (berat). Bendakerja dipasang pada eretan yang melakukan gerak bolak-balik, sedangkan pahatmembuat gerakan ingsutan dan gerak penyetelan. Lebar benda ditentukan olehjarak antartiang mesin. Panjang langkah mesin jenis ini ada yang mencapai 200sampai 1.000 mm.


2. Mekanisme Kerja Mesin Sekrap
Mekanisme yang mengendalikan mesin sekrap ada dua macam yaitu mekanik danhidrolik. Pada mekanisme mekanik digunakan crank mechanism (Gambar 9.4). Padamekanisme ini roda gigi utama (bull gear) digerakkan oleh sebuah pinion yang disambungpada poros motor listrik melalui gear box dengan empat, delapan, atau lebih variasikecepatan. RPM dari roda gigi utama tersebut menjadi langkah per menit (strokes perminute, SPM). Gambar skematik mekanisme dengan sistem hidrolik dapat dilihat padaGambar 9.4. Mesin dengan mekanisme sistem hidrolik kecepatan sayatnya dapat diukurtanpa bertingkat, tetap sama sepanjang langkahnya. Pada tiap saat dari langkah kerja,langkahnya dapat dibalikkan sehingga jika mesin macet lengannya dapat ditarik kembali.Kerugiannya yaitu penyetelen panjang langkah tidak teliti.


3. Nama Bagian-Bagian Mesin Sekrap
Badan mesinMerupakan keseluruhan mesin tempat mekanik penggerak dan tuas pengatur).Meja mesinFungsinya merupakan tempat kedudukan benda kerja atau penjepit benda kerja. Mejamesin didukung dan digerakkan oleh eretan lintang dan eretan tegak. Eretan lintangdapat diatur otomatis .

LenganFungsinya untuk menggerakan pahat maju mundur. Lengan diikat dengan engkolmenggunakan pengikat lengan. Kedudukan lengan di atas badan dan dijepit pelindunglengan agar gerakannya lurus .Eretan pahatFungsinya untuk mengatur ketebalan pemakanan pahat. Dengan memutar roda pemutarmaka pahat akan turun atau naik. Ketebalan pamakanan dapat dibaca pada dial. Eretanpahat terpasang di bagian ujung lengan dengan ditumpu oleh dua buah mur baut pengikat.Eretan dapat dimiringkan untuk penyekrapan bidang bersudut atau miring. Kemiringaneretan dapat dibaca pada pengukur sudut eretan .Pengatur kecepatanFungsinya untuk mengatur atau memilih jumlah langkah lengan mesin per menit. Untukpemakanan tipis dapat dipercepat. Pengaturan harus pada saat mesin berhenti (Gambar 9.5).Tuas panjang langkahBerfungsi mengatur panjang pendeknya langkah pahat atau lengan sesuai panjang bendayang disekrap. Pengaturan dengan memutar tap
Tuas posisi pahatTuas ini terletak pada lengan mesin dan berfungsi untuk mengatur kedudukan pahatterhadap benda kerja. Pengaturan dapat dilakukan setelah mengendorkan pengikatlengan .Tuas pengatur gerakan otomatis meja melintangUntuk menyekrap secara otomatis diperlukan pengaturan-pengaturan panjang engkolyang mengubah gerakan putar mesin pada roda gigi menjadi gerakan lurus meja. Dengandemikian meja melakukan gerak ingsutan (feeding)

Selasa, 26 Maret 2013

Teori Kepunahan Massal


Deep Impact kita tahu adalah judul sebuah film terkenal yang menceritakan bagaimana sebuah komet/asteroid bisa memunahkan kehidupan di Bumi. Tetapi, Impact from the Deep adalah judul sebuah teori baru yang pada intinya menyatakan bahwa kepunahan masal justru datang dari Bumi sendiri.

Deep Impact (Benturan Komet)

Pada tahun 1980, Walter dan Luis Alvarez, pasangan anak-bapak (anaknya ahli geologi, bapaknya ahli fisika) mengemukakan teori bahwa dinosaurus punah pada Kapur Akhir 65 Ma (million years ago) akibat Bumi dihantam sebuah komet (deep impact). Teori ini kemudian terbukti benar karena banyak bukti fisik di lapangan ditemukan akibat benturan itu : a.l. (1) lapisan iridium ditemukan di mana-mana di seluruh dunia pada lapisan berumur 65 Ma (di Indonesia belum ada yang menelitinya), (2) impact debris, termasuk semua batuan dengan ciri petrografi pressure-shocked tersebar di seputar globe (3) kawah benturan (impact crater) berumur 65 Ma ditemukan terkubur di Semenanjung Yucatan Mexico yang disebut Kawah Chicxulub. Unsur Iridium langka ditemukan di Bumi, tetapi berlimpah di extra-terrestrial bodies seperti meteor, komet, dan asteroid. Berdasarkan lebar kawah Chicxulub, ditaksir komet/asteroid pemusnah kaum dinosaurus itu berdiameter 10 km.

Karena kepunahan di K-T (Kapur-Tersier) boundary itu terbukti benar oleh extra-terrestrial impact, maka setiap periode kepunahan di Bumi selalu dihubungkan dengan hantaman komet/asteroid. David Raup, paleontologist penulis buku Extinctions: Bad Genes or Bad Luck ? (terbit awal 1990an) menyatakan begitu, memang impacts selalu disalahkan sebagai penyebab major extinctions, penyebab lain mungkin ada, tetapi tak dominan. Apakah benar begitu ?

Kepunahan Massal di Bumi

Paling tidak, di dalam 500 juta tahun terakhir ini kita bisa catat telah terjadi lima kali kepunahan massal yang besar: (1) pada 443 Ma (ujung Ordovisium), (2) pada 374 Ma (ujung Devon), (3) pada 251 Ma (ujung Perem), (4) pada 201 Ma (ujung Trias),dan (5) pada 65 Ma (ujung Kapur).

Kepunahan pada 251 Ma (ujung Perem atau ujung Paleozoikum) adalah kepunahan terbesar menghapus 90 % penghuni lautan dan 70 % penghuni daratan bahkan sampai serangga pun. Kepunahan ujung Perem adalah great dying atau the mother of mass extinctions tulis Douglas Erwin di majalah Scientific American edisi Juli 1996. Apakah kepunahan Permian ini juga akibat asteroid impact ? Peter Ward, profesor biology-earth and space sciences dari University of Washington melaporkan penemuan baru tentang kepunahan masal terbesar di ujung Permian ini (Scientific American, Oktober 2006, p. 42-49).

Impact from the Deep (Semburan H2S)

Lima tahun lalu (tulisan ini ditulis oleh Awang Harun Satyana pada tahun 2007 – red), sekelompok ahli geologi dan ahli kimia organik mulai mempelajari kondisi-kondisi lingkungan pada masa-masa kritis dalam sejarah Bumi. Pekerjaan mereka meliputi mengekstraksi residu zat kimia dari lapisan-lapisan berumur tertentu berusaha mencari fosil molekuler kimiawi yang dikenal sebagai biomarker yang ditinggalkan organisme yang telah punah. Karena kuatnya, biomarker ini masih terawetkan di sedimen-sedimen meskipun jazad organismenya telah lenyap meluruh. Biomarker ini merupakan kunci ke pengetahuan kondisi seperti apa yang terjadi di Bumi pada saat kehidupan organisme itu berlangsung. Sampling dan penelitian telah dilakukan pada periode-periode kepunahan massal. Dan para ilmuwan tersebut mendapatkan kejutan bahwa data dari periode-periode mass extinction selain pada periode K-T boundary, selalu menunjukkan kondisi lingkungan bahwa lautan-lautan purba telah beberapa kali berada pada kondisi kandungan oksigen yang sangat rendah (anoxia). Bersamaan dengan kondisi ini ditemukan biomarker dalam jumlah besar berupa green sulfur bacteria yang bisa melakukan fotosintesis. Pada zaman sekarang, bakteri sejenis ditemukan berupa green-purple sulfur bacteria di tempat-tempat dalam laut stagnant seperti Laut Hitam yang mengoksidasi H2S sebagai sumber energinya dan mengubahnya menjadi belerang. Gas H2S adalah gas beracun bagi banyak makhluk hidup. Kelimpahan bakteri ini pada periode-periode kepunahan massal yang seperiode dengan turunnya kandungan oksigen secara ekstrim telah membuka wawasan baru tentang penyebab kepunahan massal.

Para ilmuwan telah tahu bahwa pada setiap periode kepunahan massal level oksigen selalu lebih rendah daripada biasanya. Juga, mereka tahu bahwa banyak volkanisme terjadi pada setiap periode kepunahan massal. Volkanisme adalah teori tandingan asteroid impact bagi kepunahan massal. Volkanisme bisa meningkatkan CO2 di atmosfer, mengurangi kadar oksigen, dan menyebabkan global warming. Tetapi, volkanisme dan berlimpahnya CO2 di atmosfer tak langsung menjelaskan punahnya banyak hewan laut pada ujung Permian juga punahnya tanaman darat, justru tanaman darat akan berlimpah dengan banyaknya CO2. Lalu, apa hubungan antara kelimpahan sulfur bacteria, depleted oxygen, volkanisme yang meningkat, global warming dan kepunahan massal? Adakah kaitan satu dengan yang lainnya, bagaimana?

Kuncinya ternyata ada di biomarker. Biomarker dari oceanic sediments berumur ujung Permian dan juga dari batuan Trias akhir menghasilkan bukti kimia tentang adanya suatu kelimpahan yang luar biasa bakteri pengkonsumsi H2S di lautan-lautan Permian dan ujung Trias. Karena mikroba ini hanya dapat hidup di lingkungan yang bebas oksigen (an-aerob) tetapi tetap membutuhkan cahaya Matahari untuk melakukan fotosintesis, keberadaan bakteri ini di suatu lapisan batuan Permian mengindikasikan bahwa lingkungan laut pada saat itu adalah juga suatu marker yang menunjukkan laut tanpa oksigen tetapi kaya H2S.

Di lautan-lautan sekarang, keterdapatan oksigen dan H2S terjadi dalam keadaan setimbang. H2S terdapat di tempat2 dalam di wilayah yang stagnan. Di kawasan H2S yang beracun ini hidup organisme pencinta H2S tetapi pembenci oksigen. Hal yang unik, karena sirkulasi air, oksigen berdifusi ke bawah, sedangkan H2S berdifusi ke atas, akhirnya lapisan oksigen dan lapisan H2S bertemu di tengah di suatu level yang disebut chemocline yang bisa setimbang, tetapi bisa juga terganggu.Gangguan atas batas chemocline ini bisa berakibat dahsyat dan inilah yang terjadi di ujung Permian yang menyebabkan kepunahan masal yang paling besar dalam episode sejarah Bumi.

Perhitungan oleh dua ahli geologi dari Pennsylvania State University, Lee Kump dan Mike Arthur menunjukkan apabila level oksigen drop di lautan, kondisinya akan sangat menguntungkan bakteri an-aerob dari tempat dalam, yang akan menghasilkan sejumlah besar gas H2S. Dalam perhitungannya, bila konsentrasi H2S laut dalam ini melampaui batas kritis selama periode oceanic anoxia (laut miskin oksigen), maka lapisan chemocline akan mengerucut ke atas (seperti gejala water coning) dan akhirnya semburan gas H2S beracun dari tempat dalam akan masuk ke atmosfer.

Studi Kump dan Arthur menujukkan bahwa pada penghujung Permian telah terjadi toxic H2S gas upwelling yang telah menyebabkan kepunahan di daratan dan lautan. Kemudian, model yang dibangun oleh Pavlov dari University of Arizona menunjukkan bahwa semburan H2S Permian ini telah merobek lapisan ozon Bumi pada Permian sehingga radiasi ultraviolet (UV) yang mematikan menerobos masuk membunuh setiap makhluk hidup di daratan dan lautan. Bukti terhadap model ini datang dari fosil spora berumur ujung Permian di Greenland, yang menunjukkan deformitas (perubahan bentuk) akibat exposure terhadap high level of UV.

Model Kepunahan Massal dari Kump dan Arthur

Kump dan Arthur menghitung bahwa jumlah gas H2S yang memasuki atmosfer di ujung Permian itu 2000 kali lebih banyak daripada yang dierupsikan oleh semua gunungapi2 sekarang. Efek mematikan H2S meningkat seiring naiknya temperatur, bila pada saat yang sama terjadi greenhouse effect dan global warming, maka permusnahan akan semakin efektif.

Urutan model pemusnahan dengan cara ini adalah sebagai berikut: (1) kegiatan volkanik yang meningkat melepaskan CO2 dan metan ke atmosfer, (2) rapid global warming, (3) laut yang menghangat akan mengurangi daya serap oksigen dari atmosfer ke laut, (4) terjadi kekurangan oksigen anoxia di lautan, (5) keadaan anoxia akan mengganggu kesetimbangan chemocline. Chemocline yang semula datar menjadi mengerucut dengan kolom dissolved oxygen berkurang sedangkan dissolved H2S meningkat, terjadi H2S upwellling, (6) green & purple sulfur bacteria berlimpah sementara mahkluk lautan yang bernafas dengan oksigen musnah akibat hilangnya oksigen dan naiknya gas H2S yang beracun, (7) gas H2S yang menyembur membunuh makhluk daratan, (8) gas H2S naik terus ke atmosfer dan akhirnya merobek perisai ozon, (9) radiasi UV menerobos via celah di perisai ozon membunuh kehidupan di Bumi yang masih tersisa, (10) kepunahan masal.

Bagaimana kita sekarang?

Mekanisme pemusnahan kehidupan seperti di Permian dan Triassic telah terjadi, apakah kelak bisa terjadi lagi ? Kepunahan hebat pada ujung Permian terjadi pada saat kadar CO2 di atmosfer telah mencapai sekitar 3000 ppm, kadar CO2 di atmosfer kita sekarang berada pada 385 ppm. Apakah kita tidak perlu takut ? Tunggu dulu, kepunahan pada ujung Triassic terjadi pada saat CO2 di level 1000 ppm, dan CO2 kita sekarang meningkat 2-3 ppm setiap tahun. Bila dihitung secara linier peningkatan itu akan kita temukan bahwa pada tahun 2200 nanti kadar CO2 di atmosfer kita bisa mendekati 900 ppm suatu kondisi yang sangat bisa mendorong keadaan stress anoxia di lautan dan rentetan efek2 mematikan berikutnya seperti ditulis di atas.

Catatan:
Sampai di sini tulisan dari Awang Harun Satyana. Terima kasih kepada Awang Harun Satyana atas izinnya kepada Penulis untuk me-republikasi tulisan ini. Tulisan direpublikasi dengan modifikasi terutama dalam bentuk pemberian judul-judul bab, dan sedikit perbaikan tata tulis.

Bunuh Diri Massal

Kenaikan kandungan gas CO2 di atmosfer Bumi sekarang ini terutama terjadi karena aktifitas manusia. Aktifitas industri yang membakar bahan bakar fosil (minyak bumi, hidrokarbon) serta berbagai aktifitas lainnya dipercaya telah menyebabkan meningkatnya kandungan gas CO2 di atmosfer. Oleh karena itu, upaya-upaya untuk mengurangi laju pertambahan gas CO2 perlu dilakukan secara signifikan.

Protokol Kyoto merupakan salah satu kesepakatan internasional untuk mengurangi emisi atau pengeluaran gas CO2 dan lima gas rumah kaca lainnya.
Menurut rilis pers dari Program Lingkungan PBB:
Protokol Kyoto adalah sebuah persetujuan sah di mana negara-negara perindustrian akan mengurangi emisi gas rumah kaca mereka secara kolektif sebesar 5,2% dibandingkan dengan tahun 1990 (namun yang perlu diperhatikan adalah, jika dibandingkan dengan perkiraan jumlah emisi pada tahun 2010 tanpa Protokol, target ini berarti pengurangan sebesar 29%). Tujuannya adalah untuk mengurangi rata-rata emisi dari enam gas rumah kaca – karbon dioksida, metan, nitrous oxide, sulfur heksafluorida, HFC, dan PFC – yang dihitung sebagai rata-rata selama masa lima tahun antara 2008-12. Target nasional berkisar dari pengurangan 8% untuk Uni Eropa, 7% untuk AS, 6% untuk Jepang, 0% untuk Rusia, dan penambahan yang diizinkan sebesar 8% untuk Australia dan 10% untuk Islandia.

Sementara itu, untuk melindungi lapisan ozon telah ada Protokol Montreal.

Harapan kita adalah semua kesepakatan itu berhasil. Terutama berhasil mengurangi emisi gas CO2 dan melindungi ozon. Karena, peningkatan gas CO2 dan rusaknya ozon dapat berarti bunuh diri massal.

Perbedaan Sistem Analog & Digital


SISTEM ANALOG

Analog merupakan bentuk komunikasi elektromagnetik yang merupakan proses pengiriman sinyal pada gelombang elektromagnetik dan bersifat variabel yang berurutan. Jadi sistem analog merupakan suatu bentuk sistem komunikasi elektromagnetik yang menggantungkan proses pengiriman sinyalnya pada gelombang elektromagnetik. Dua parameter/karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan frekuensi. Gelombang pada sinyal analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variabel dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase.
- Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.
- Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.
- Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.

Kecepatan gelombang ini disebut dengan Hertz (Hz) yang diukur dalam satuan detik. Misal dalam satu detik gelombang dikirim sebanyak 1000, maka disebut dengan 1000 Hertz. Kekurangan sistem analog ini adalah pengiriman sinyal agak lambat dan sering terjadi error dan tidak bisa mengukur sesuatu dengan cukup teliti. Karena hal ini disebabkan kemampuan mereka untuk secara konsisten terus – menerus merekam perubahan yang terus menerus terjadi, dalam setiap pengukuran yang dilakukan oleh sistem analog ini selalu ada peluang keragu – raguan akan hasil yang dicapai, dalam sebuah sistem yang membutuhkan ketepatan kordinasi dan ketepatan angka – angka yang benar dan pas, kesalahan kecil akibat kesalahan menghitung akan berdampak besar dalam hasil akhirnya. System ini butuh ketepatan dan ketelitian yang akurat, salah satu bentuknya adalah otak kita. Hal-hal seperti ini tidak terjadi pada sistem digital. Oleh karenanya saat ini banyak peralatan maupun aplikasi yang beralih dari sistem analog menjadi sistem digital.

Aplikasi dari system analog bisa ditemukan pada telepon yang berbasis analog, telepon yang pada awalnya ditemukan pada tahun 1876, diniatkan sebagai media untuk mengirimkan suara, dan salah satu untuk mengirimkan suara, dan salah satu penerapan konsep analog. Sampai pada tahun 1960-an, penerapan analog ini masih tetap bertahan. Setelah itu mulai mengarah kepada teknologi digital.
Begitu juga dengan televisi analog adalah televisi yang menerjemahkan sinyal menggunakan gelombang radio. Pemancar televisi mengirimkan gambar dan suara melalui gelombang radio, diterima oleh antena di rumah dan diterjemahkan menjadi gambar yang kita tonton.

SISTEM DIGITAL


Digital merupakan sebuah teknologi yang mengubah sinyal menjadi sebuah kombinasi urutan bilangan 0 dan 1 untuk proses informasi yang mudah, cepat, dan akurat. Sinyal tersebut dinamakan sebagai ‘bit’. Penggunaan sistem digital ini sekarang telah banyak menggantikan pemakaian sistem analog. Signal digital ini memiliki berbagai keistimewaan yang unik yang tidak dapat ditemukan pada teknologi analog yaitu :
- Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya yang dapat membuat informasi dapat dikirim dengan kecepatan tinggi.
- Penggunaan yang berulang – ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas informsi itu sendiri.
- Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk.
- Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimnya secara interaktif.

Aplikasi dari sistem ini adalah sebagai berikut:

Komputer
komputer mengolah data yang ada adalah secara digital, melalui sinyal listrik yang diterimanya atau dikirimkannya. Pada prinsipnya, komputer hanya mengenal dua arus, yaitu on dan off, atau istilah dalam angkanya sering juga dikenal dengan 1 (satu) atau 0 (nol). Kombinasi dari arus on atau off inilah yang mampu membuat komputer melakukan banyak hal, baik dalam mengenal huruf, gambar, suara, bahkan film – film yang menarik yang akan kita tonton dalam format digital.

Televisi digital
televisi digital adalah standar baru transmisi gambar dan suara untuk menggantikan sistem analog yang ada sekarang. Selain keunggulan kualitas gambar/suara, televisi digital juga menjanjikan penghematan yang luar biasa dalam hal lebar bandwidth sinyal siaran, krisis keterbatasan alokasi frekuensi akan hilang sehingga akan lebih banyak channel yang bisa ditawarkan ke pemirsa. Tidak hanya itu, stasiun pemancar atau stasiun televisi juga bisa menggunakan beberapa sinyal dalam satu lebar gelombang yang sama, memungkinkan untuk melakukan siaran atau menambahkan isi atau informasi tambahan dalam sinyal televisi digital. Untuk yang memanfaatkan televisi kabel/satelit, bisa memanfaatkannya untuk melihat jadwal atau informasi tambahan dalam bentuk teks dalam sebuah program/channel tertentu.

Pengenalan Teknologi Digital Dan Manfaatnya


               
                Teknologi digital dapat dikatakan sebagai teknologi yang berbasis digital. Teknologi digital, khususnya dalam hal ini representasi digital telah cukup banyak mendominasi teknologi secara keseluruhan dibandingkan representasi analog. Meskipun demikian, masih tetap ada tempat bagi representasi analog dalam dunia teknologi saat ini. Membicarakan teknologi digital, tentu tak lepas dari perkembangan teknologi dalam bidang elektronika yang sangat pesat. Hal ini bermula dari penggunaan komponen tabung hampa, berlanjut kepada komponen diskrit ( semisal dioda dan transistor ), dan kini telah menggunakan sistem digital dalam peralatan berbasis digital atau peralatan digital sebagai media penyajian data ataupun informasi. Penyajian informasi dalam peralatan digital yang ditampilkan merupakan susunan angka-angka yang dinyatakan dalam bentuk digital ( berupa hasil dari satu atau beberapa  rangkaian logika ).

                Representasi analog dan representasi digital ialah bagian representasi numerik, yang merupakan representasi yang senantiasa berhubungan dengan kuantitas. Representasi numerik atau kuantitas selalu diterapkan di hampir semua bidang, baik berhubungan dengan berbagai disiplin ilmu dan pengetahuan, dunia bisnis, teknologi, maupun dalam kehidupan sehari-hari. Dalam representasi numerik, ada yang bersifat kontinue dan diskrit. Representasi numerik yang bersifat kontinue memiliki karakter khas berupa deretan nilai yang tidak terputus dengan tidak ada perubahan sesaat atau dapat dikatakan berupa hubungan yang mulus dan representasi ini biasa diterapkan pada representasi analog. Sedangkan representasi numerik yang bersifat diskrit memiliki karakter khas berupa sebuah deretan nilai yang tidak kontinue atau dapat dikatakan berupa pemisahan ke dalam segmen atau bagian yang berbeda dan representasi ini biasa diterapkan pada representasi digital.
                Pada representasi analog, suatu kuantitas biasa diwakili oleh gerakan meter kontinuitas yang proposional, yang sebanding dengan nilai kuantitas tersebut dan sebagai cara untuk merepresentasikan kuantitas fisik, seperti kenaikan dan penurunan suhu pada thermometer analog, gerakan jarum penunjuk kecepatan pada spidometer, dan gerakan jarum penunjuk tegangan dan arus pada voltmeter dan amperemeter. Sedangkan pada representasi digital, suatu kuantitas biasa diwakili secara tidak proposional dan dapat diwakili oleh lambang yang disebut digit sebagai suatu cara untuk merepresentasikan kuantitas fisik dengan deretan bilangan biner dan penunjukan digital hanya dapat memiliki nilai diskrit tertentu, seperti jam digital yang menampilkan waktu dalam format digital, thermometer digital yang menampilkan suhu dalam format digital, dan voltmeter dan amperemeter yang menunjukan nilai besaran tegangan dan arus dalam format digital.
                Representasi numerik, khususnya representasi digital, merupakan salah satu bagian dari perkembangan teknologi digital yang sedemikian pesat dan hal ini tak lepas dari suatu sistem yang dinamakan sistem digital. Tanpa adanya sistem digital, teknologi digital tidak dapat berkembang seperti ini sehingga sistem digital memiliki pengaruh yang besar dalam berkembangnya teknologi digital itu sendiri. Sistem digital dapat diartikan sebagai suatu sistem yang berfungsi untuk mengukur suatu nilai atau besaran yang bersifat tetap atau tidak teratur dalam bentuk diskrit berupa digit-digit atau angka-angka, semisal bilangan integer atau pecahan. Sistem digital pun memiliki pengertian lain yang serupa, yaitu suatu sistem elektronika yang setiap rangkaian penyusunnya melakukan pengolahan sinyal diskrit, sistem ini terdiri dari beberapa rangkaian digital/logika, komponen elektronika, dan elemen gerbang logika untuk suatu tujuan pengalihan tenaga/energi.
                Sistem digital sebagai bagian dalam perkembangan teknologi digital, memiliki bagian yang tidak kalah penting dan bagian itu ialah rangkaian elektronika. Rangkaian elektronika dapat dikatakan sebagai suatu kesatuan dari berbagai komponen baik pasif maupun aktif yang membentuk suatu fungsi pengolahan sinyal dan berdasarkan sifatnya sinyal diolah, ada 2 jenis rangkaian elektronika, yaitu :
a)      Rangkaian analog : rangkaian elektronika yang mengolah sinyal listrik kontinu
b)      Rangkaian digital : rangkaian elektronika yang mengolah sinyal listrik diskrit
Untuk sistem digital, rangkaian digital yang diterapkan dan digunakan pada sistem. Rangkaian digital ialah suatu kesatuan dari berbagai komponen elektronika yang bersifat pasif ataupun aktif yang membentuk suatu fungsi pemrosesan sinyal digital. Rangkaian digital dapat dikatakan sebagai rangkaian logika karena berbagai komponen elektronika yang bersifat pasif ataupun aktif tersebut membentuk elemen logika dan bentuk elemen logika terkecil ialah gerbang logika. Gerbang logika memiliki pengertian, yaitu suatu kesatuan komponen elektronika yang bersifat pasif dan aktif yang dapat melakukan operasi AND, OR, NOT.
                Sebenarnya, selain adanya sistem digital, ada pula sistem analog, namun teknologi digital masa kini condong lebih memilih menggunakan sistem digital di hampir semua aspek teknologinya dibandingkan dengan sistem analog. Alasan yang melatarbelakangi, yaitu :
a)      Sistem digital secara umum lebih mudah dirancang.
b)      Proses menyimpan informasi lebih mudah.
c)       Menghasilkan ketelitian lebih besar.
d)      Operasi dapat diprogram.
e)      Untai digital lebih kebal terhadap derau ( noise ).
f)       Lebih banyak untai digital dapat dikemas dalam keping IC.
Alasan di atas tersebut pula yang menyebabkan teknologi digital dapat berkembang dengan pesat. Adapun alasan lain yang serupa dengan alasan di atas yang menyebabkan teknologi digital begitu berkembang ( karena menerapkan sistem digital ), yaitu :
a)      Memiliki kemampuan pemrograman yang lebih mudah.
b)      Memiliki kecepatan berupa debug IC complete complex digital yang dapat memproduksi sebuah keluaran/output lebih kecil dari 2 nano detik ( satu nano detik sebanding dengan satu per satu miliar detik ).
c)       Memiliki sifat ekonomis bila dilihat dari aspek biaya pembuatan IC. Biaya pembuatan IC akan menjadi lebih rendah akibat pengulangan dan produksi massal dari pengintegrasian jutaan elemen logika digital pada sebuah chip miniature tunggal.
d)      Memiliki kemampuan mereproduksi sinyal yang lebih baik dan akurat.
e)      Memiliki reliabilitas yang lebih baik dengan derau ( noise ) yang lebih rendah akibat dari immunitas yang lebih baik.
f)       Mudah didesain dengan tidak memerlukan kemampuan matematika khusus untuk memvisualisasikan sifat-sifat rangkaian digital sederhana.
g)      Memiliki fleksibilitas dan fungsionalitas yang lebih baik.
Bentuk gelombang sinyal yang dihasilkan oleh suatu sistem digital yang berasal rangkaian digital yang diterapkan pada sistem berupa bentuk gelombang sinyal digital. Sistem digital sendiri hanya dapat mengenal dua kuantitas untuk mewakili dua kondisi yang ada dan dua kuantitas tersebut disebut dengan logika. Pada logika 1 mewakili kondisi hidup dan logika 0 mewakili kondisi mati sehingga bentuk gelombang ( sinyal digital ) pada sistem digital hanya mengenal dua arah, yaitu logika 1 dan logika 0.
                Salah satu bentuk nyata sederhana dari teknologi digital, yakni papan display billboard yang menampilkan tulisan bahkan gambar yang bergerak sebagai pengumuman, iklan, bahkan ucapan selamat datang atau selamat jalan yang sering terpampang di tepi jalan raya. Selain, papan display billboard, penerapan teknologi digital dimanfaatkan oleh kamera digital, lalu jam digital, telepon genggam, komputer, laptop, papan pengumuman bergerak LED, dan alat-alat yang biasa kita temui sehari-hari.

Teknik Meng-install Ulang Sistem Operasi


Tehnik Menginstal Ulang Sistem Operasi Dengan Cepat

Install ulang sistem operasi barangkali sering dilakukan oleh banyak pengguna komputer. Ketika komputernya dirasa sudah “lemot” karena banyaknya hal-hal yang tidak penting, install ulang bisa jadi penyegaran.
Instalasi sistem operasi memakan waktu yang tidak sebentar. Yah, siapkanlah waktu 30 menit – 1 jam. Lamanya instalasi tergantung perangkat keras (baca: prosesor, memori, dan harddisk) yang dipakai.
Sebetulnya instalasi ulang sistem operasi tidak selalu harus berjalan begitu lama. Dengan melakukan kloning terhadap harddisk, kita tidak perlu melalui proses instalasi yang panjang. ita cuma perlu menyalin dari hasil kloning dan PC pun bersistem operasi lagi. Supaya hasil kloning berupa sistem operasi yang masih segar, lakukan kloning sesaat setelah Anda selesai meng-install sistem operasi dan berbagai driver. Program-program lain sebaiknya belum di-install.
Inti dari kloning harddisk adalah menyalin isi seluruh harddisk ke media lain – bisa ke harddisk lain, CD, DVD, atau harddisk eksternal. Dengan melakukan kloning, Anda akan mendapatkan isi CD-R sama persis dengan isi harddisk.
Kita butuh beberapa parangkat untuk melakukan kloning. Pertama adalah software untuk kloning. Salah satu yang bisa gunakan adalah Norton Ghost dari Symantec. Kita juga butuh CD-writer, CD start-up, dan 2 disket floppy 1, 44 MB.
Simpan ke CD
Karena kita akan melakukan kloning terhadap sistem operasi, drive yang berisi sistem operasi yang akan dikloning – biasanya drive C. Tapi, bisa saja kan sistem operasi ada di drive lain, misalnya karena ada lebih dari satu sistem operasi dalam PC.
Pada tutorial ini, PCplus akan melakukan kloning terhadap drive C yang berisi sistem operasi Windows dengan ukuran partisi sebesar 400 MB.
Tanpa ba bi bu lagi, mari langsung mulai.
1. Jalankan Norton Ghost dengan mengklik [Start] > [Program] > [Norton Ghost] > [Norton Ghost].
2. Anda akan menjumpai tampilan Ghost Basic. Pilih opsi pertama, yaitu [Backup].
3. Klik [Next].
4. Dalam opsi Source pilih pilih drive C. Dalam opsi Destination pilih [Recordable CD or DVD]. Setelah itu, klik [Next] > [OK].
5. Tekan tombol [Next], [Next] lagi, [Next] sekali lagi. Lalu klik [Continue], klik [Run Now], dan terakhir klik [OK].
Windows akan restart dan Norton Ghost pun melakukan back-up. Kini Anda memiliki 1 CD yang merupakan image dari drive C Anda. Isi dari CD tersebut hanyalah 1 file yang berekstensi GHO. Anda tidak dapat melihat isi dari file tersebut tanpa bantuan Ghost Explorer. Dengan bantuan Ghost explorer, Anda dapat melihat file yang ada di dalam file GHO tersebut.
Bikin Start-up Disk
Kita butuh disket start-up agar hasil image berupa file GHO bisa dipakai ketika kita hendak “meng-install ulang” sistem operasi. Start-up disk itu berupa dua disket floppy 1,44 MB. Disket pertama kita sebut “disket A”, sedangkan disket kedua kita sebut dengan “disket B”.
Jalankan Norton Ghost dan klik [Ghost Utilities] > [Norton Ghost boot wizard] > [CD/DVD startup disk with ghost] > [Next] > [Use PC-DOS] > [Next] > [Next] > [Next] > [Next] > [OK]. Masukkan disket kosong untuk dijadikan CD/DVD start-up. Tekan [Start] untuk melakukan format disket, setelah itu tekan [Close].
Selanjutnya disket akan dijadikan start-up disk. Ketika konfirmasi untuk memasukkan disket kedua muncul, keluarkan disket A dan masukkan disket B. Tekan [Start] untuk melakukan format dan tekan [Close]. Tunggu sampai proses selesai, lalu tekan [Finish] untuk mengakhiri.
Kini Anda telah memiliki 2 disket startup disk. Disket ini yang akan digunakan untuk booting pertama kali. Perlu diperhatikan bahwa kedua disket itu saling berhubungan satu sama lain. Disket A tidak dapat berjalan tanpa adanya disket B, begitu pun sebaliknya. Disket B tidak dapat berjalan tanpa adanya disket A.
“Install”
Kenapa install-nya dikasih tanda petik? Itu karena sesungguhnya kita tidak meng-install sistem operasi. Tetapi, hanya menyalin sistem operasi yang pernah kita install sebelumnya.
Langkah-langkah ini dilakukan ketika kita hendak menyegarkan kembali sistem operasi. Yang kita lakukan adalah kloning dari CD ke harddisk.
Pada BIOS, aturlah agar boot dilakukan dari disket floppy. Masukkan disket A pada floppy drive. Ikuti petunjuk yang ada pada monitor, jika Anda disuruh memasukkan disket B, maka masukkan disket B. Anda diminta untuk memasukkan disket A kembali dan tekan [Enter], dan yang terakhir Anda diminta kembali untuk memasukkan disket B.
Kini Anda telah memasuki Norton Ghost.
Untuk melakukan kloning dari CD ke harddisk, pilih [Local] > [Partition] > [from image]. Arahkan pada CD-ROM yang berisi file GHO, lalu tekan [Open]. Pada “Select source partition from image file”, klik [OK]. Lalu pada “Select local destination drive by clicking on the drive number”, klik [OK]. Pilih drive yang akan dikloning, pilih drive C, tekan [OK] dan tekan [Yes].
Kloning akan berjalan sampai mencapai 100 persen. Tekan [Reset computer] untuk restart. Keluarkan disket dari floppy drive dan aturlah pada BIOS Anda agar melakukan booting pertama dari hard disk.